Friday, January 28, 2011
tulisan di suatu rabu pagi
Aku kirimkan rasa rindu tak bertepi
Untuk kau... Ya... Kau..
Tidakkah kau letih?
Selalu berlari dan bernyanyi di alam bawah sadarku
Hingga sayup-sayup suaramu
Terdengar seperti alunan nada indah dengan kesederhanaannya
Yang hanyutkan aku dalam lamunan
Menenggelamkan aku dalam telaga harapan
Kau.. Yang slalu terbayang..
Kau adalah hujan..
Yang rintik-rintiknya basahi jiwa yang kering kerontang
Kau adalah angin..
Yang membelai sejuk hatiku dan bawa anganku ke angkasa
Kau adalah warna,,
Yang menghias langit ketika badai reda
Kau adalah untaian kata..
Yang menyusun kalimat-kalimat cintaku, hingga sajak ini tercipta
Kau adalah alunan nada..
Yang membuat petikan gitar jadi bermakana
Kau adalah rumput liar..
Terinjak dan terabaikan, namun tak pernah mati, dan slalu tegak kembali
Kau selalu ada, di setiap aku menatap
Kau selalu terlihat, bahkan ketika aku menutup mata
Dan kau selalu terasa nyata, dimanapun aku berada
26-januari-2011
Di rabu pagi yang menginspirasi
Thursday, January 20, 2011
tentang 19-januari
Ujian Rangkaian Listrik
Aku semakin percaya dengan kalimat, "setiap tetes keringat yang kau keluarkan untuk masa depanmu, pasti akan terbalas". Dan memang tak ada yang sia-sia, berjuang sampai jam 5 pagi, melawan rasa kantuk yang luar biasa. Hasilnya, aku yakin. :)
Pantai Sundak
Dua jam perjalanan dari yogyakarta, melalui bukit bintang, bersama seorang anak bontang yang.. Waw, lumayan unik ternyata, aku sampai pada tempat yang memberikan ketenangan tiada batas. Yaa..Pantai yang punya pesona luar bisa. Melepaskan jiwa yg terbelenggu rantai-rantai kemonotonan, rasakanlah udara kebebasan ini, Sebelum terikat kembali.

Hari semakin redup, langit di pelupuk mata pun memerah, aku melebur dengan desiran ombak dan cahaya hangat sang surya. Menikmati senja di garis pantai sundak, kemegahan ibukota masih tak seindah kesederhanaan suasana ini. Sederhana, namun tak sederhana ketenangan yang ditebarkan nya. Kurasa, ini pantai terindah yang pernah aku jumpai.

Bukit Bintang
Perjalanan pulang aku isi dengan singgah di bukit bintang, menikmati kelap-kelip kota yogyakarta dari ketinggian. Tak terlalu istimewa, tapi cukup memberikan kedamaian.
(Perjalanan 19 januari 2011)
20-januari-2011
Kamar kontrakan
Thursday, January 13, 2011
Nineteen Birthday
Hari ulang tahunku yg ke-19, kadang sedikit tak kusangka dan tak kusadari, setelah berbagai macam hal yang telah kulalui dan kujalani, ternyata umurku masih belum kepala 2, still teenagers my sisters said.
Tak ada hal yang lebih spesial di hari ulang tahun menurutku, karna bagiku setiap hari adalah spesial, hanya saja banyak orang seringkali tidak menyadarinya, tak perlu menunggu hari ulang tahun untuk mengukir kejadian-kejadian indah.
Yaah.. Banyak orang menanggap hari ulang tahun sangatlah spesial, gak salah, tapi sangat di sayangkan saja jika harus menunggu 1tahun untuk membuat sesuatu yg indah dan bermakna..
Tapi tetap aku ucapkan terima kasih yg sedalam-dalamnya untuk orang-orang yang ingat dan perduli dengan hari ulang tahunku, memberikan hadiah, surprise, kue ulang tahun, dll, that's really high appreciated.. I never ever forget it.. :)

Gak terlalu banyak harapanku pada saat membuat, hmm.. "make a wish" kata teman-temanku , "aku gak minta umur yang panjang, tapi aku sangat berharap sisa-sisa umur yang aku miliki bisa efektif dan bermanfaat untuk orang lain".
Yah.. Enough for today, maybe next time I will write about my new dreams in the new year... :)
12-Januari-2011
Kamar Kontrakan
Monday, August 2, 2010
Puisi Terakhir BJ Habibie untuk istrinya
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan,calon bidadari surgaku ....
BJ.HABIBIE
============================